speech

HOW TO BE A GOOD STUDENT

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Excellency mr. Supandi S.Pd, M.Pd as the head master of islamic state senior high school (man) lamongan.
Respectable all the theachers and staffs of man
Honourable all of my friends whom I love
Dear brother and sister, ladies and gentlement

Firstly. There is no the most beautiful sentence to say in this opportunity except pray and thanks to our God Allah SWT. Who has been given us mercies and blessing. So we can attend and gather in this place in Good Condition and happy situation.
Secondly, may place and solutation always be given to our beloved prophed Muhammad SAW. Who has guided us from the darkness to the brightness, from the jahiliyah era to the islamiyah era. Namely Islamic religion than we love.
Thirdly, I say thank you very much to mr/mrs….. who has been given me time to speak in front of you all.
Standing in front of you all, I would like to deliver my speech under the title “HOW TO BE A GOOD STUDENT”
As we know that knowing the way how to be a good student is very necessary for the student, especially in reaching our aspiration. If we went to be a good student we must have some criteria.
1. The first criteria we must have good IQ (intelligence question). If we don’t have good IQ, of course it’s very difficult to understand our teacher’s lesson. But don’t be hopeless if you don’t have good IQ. Because there is the second criteria.
2. The second criteria, we must be diligent. Although our IQ are not good but if we are diligent, God willing, we will be able to understand our teachers lessons.
3. The third criteria, we must struggle hard. Remember “where there is a will, there is a way. So. If we get difficult in study, don’t be hopeless.
4. The fourth criteria, we must have money, we know that everything needs money, for example if we want to go to Surabaya by bus, Of course we need money to buy ticket. Remember jer basuki mawa bea, java’s person say that means that ever program needs money.
5. The fifth criteria, we must have a teacher to guide us and correct our mistakes. It is very dangerous if we study without any teacher. Because we not know my mistakes in study.
6. The last criteria, we need long time in study. Our Prophet Muhammad SAW said that we must study from the cradle until the grave. Based that, we must studying before we are die.

I think that’s all my speech. And I hope us will be a successfull student in the word and here after. Amin. Thank you very much for your attention. And I appologize to you all if I have many mistakes in my speech. The last I say, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Amc
Asrul Media Center

E-mail: asrul.rohmat@yahoo.co.id
asrulrohmat@gmail.com

m@teri internet

INTERNET
AH. SYAHRUL R. X_C/05
1. PENDAHULUAN

Dewasa ini dunia komputer dan informasi berkembang sangat pesat, terlebih lagi dengan adanya Internet. Internet merupakan jaringan komputer global yang terbentuk dari jaringan komputer di seluruh dunia yang memungkinkan orang yang terkoneksi bertukar informasi, berkomunikasi, serta berbagi sumber daya komputer. Selain menyediakan media-media online di bidang-bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, bisnis dan sebagainya, dengan Internet orang dapat berkomunikasi dengan cepat dengan memanfaatkan antara lain fasilitas email.
Para produsen komputer, terutama mikroprosesor, berlomba-lomba untuk menemukan komputer yang canggih, dan umumnya komputer-komputer tersebut dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akan informasi, terutama informasi melalui Internet. Internet itu pulalah yang membuat dunia informasi berkembang dengan sangat pesat mencengangkan. Beberapa tahun yang lalu, informasi umumnya hanya diperoleh melalui media massa baik yang bersifat cetak, seperti surat kabar, buku, maupun elektronik, seperti televisi dan radio. Media-media informasi tersebut memiliki beberapa kekurangan, antara lain hanya dapat memberi informasi saja, tetapi tidak dapat “mencarikan” informasi yang kita butuhkan, juga memiliki keterbatasan waktu karena dibatasi oleh waktu terbit maupun waktu tayang. Dengan Internet, kita dapat mencari hampir semua informasi yang kita butuhkan dan tidak terbatas oleh waktu, karena internet “dibuka” 24 jam sehari.

2. SEJARAH INTERNET

Pada awalnya Internet merupakan suatu jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika di awal tahun enam puluhan, melalui proyek ARPA (Advanced Research Project Agency) yang disebut ARPANET, dimana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak berhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal untuk pengembangan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
ARPANET dibentuk secara khusus oleh empat universitas besar di Amerika, yaitu: Stanford Research Institute, University of California at Santa Barbara, University of California at Los Angeles, dan University of Utah, dimana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Pada tahun 1981, jumlah komputer bergabung dalam ARPANET hanya 213 komputer, kemudian di tahun 1986 bertambah menjadi 2.308 komputer, dan 1,5 juta komputer pada tahun 1993. Pada awal tahun delapan puluhan, seluruh jaringan yang tercakup dalam proyek ARPANET di ubah menjadi TCP/IP, karena proyeknya sendiri sudah dihentikan, dan jaringan ARPANET inilah yang merupakan koneksi utama (backbone) dari Internet.
Proyek percobaan tersebut akhirnya dilanjutkan dan dibiayai oleh NSF (National Science Foundation) suatu lembaga ilmu pengetahuan seperti LIPI di Indonesia. NSF lalu mengubah nama jaringan ARPANET menjadi NSFNET dimana backbonenya memiliki kecepatan tinggi dan dihubungkan ke komputer-komputer yang ada di universitas dan lembaga penelitian yang tersebar di Amerika. Dan baru setelah itu Pemerintah Amerika Serikat memberikan izin ke arah komersial pada awal tahun 1990.
Jelaslah bahwa awalnya Internet dikenal sebagai suatu wadah bagi para peneliti untuk saling bertukar informasi yang kemudian dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan komersil sebagai sarana bisnis mereka. Saat ini pengguna Internet tersebar di seluruh dunia dengan jumlah mencapai lebih dari 250 juta orang.

3. APA ITU INTERNET ?

 Secara teknis, Internet atau International Networking merupakan dua komputer atau lebih yang saling berhubungan membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer didunia (internasional), yang saling berinteraksi dan bertukar informasi.

 Interconnected Network - atau yang lebih populer dengan sebutan Internet - adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia.







 Sedangkan dari segi ilmu pengetahuan, Internet merupakan sebuah perpustakaan besar yang didalamnya terdapat jutaan (bahkan milyaran) informasi atau data yang dapat berupa text, graphic, audio maupun animasi, dan lain-lain dalam bentuk media elektronik. Orang bisa "berkunjung" ke perpustakaan tersebut kapan saja dan dari mana saja.

4. MANFAAT INTERNET

Pemakai komputer atau user akan banyak mendapat manfaat melalui internet, antara lain :
• Internet sebagai Media Komunikasi
• Internet sebagai Media Promosi
• Internet sebagai Media Komunikasi Interaktif
• Internet sebagai alat Research and Development
• Internet sebagai sarana Pertukaran Data

Keunggulan internet:
• Konektivitas dan jangkauan global
• Akses 24 jam
• Interaktifitas dan Fleksibilitas (tanpa batas ruang dan waktu)
• Komunikasi murah
• Sumber informasi besar
• Tantangan baru untuk berusaha
• Keterbukaan “tanpa sensor”

Kelemahan internet:
• Ancaman Virus
• Ketergantungan pada jaringan telepon, satelit dan ISP.

5. SYARAT TERHUBUNG KE INTERNET.

Untuk berhubungan dengan internet tentunya harus mempunyai komputer. Internet adalah jaringan komputer, oleh karena itu jalan satu-satunya untuk berhubungan dengan internet adalah melalui komputer. Selain itu juga diperlukan hard disk yang berisi software untuk berhubungan dengan Internet Service Provider dan Internet seperti web browser, dan hard disk untuk menyimpan informasi-informasi yang anda download. Untuk bisa mengakses internet tidak cukup hanya dengan komputer saja, tapi ada alat bantu lainnya, yaitu :
 Unit komputer
 Modem,
 Telepon,
 Software,
 Internet Service Provider,
 Hub atu Switching,
 Kabel UTP,
 RJ-45.
Penjelasan:

• Unit komputer
Komputer merupakan kebutuhan mutlak dalam mengakses internet. Semakin baik baik dan berkualitas komputer yang digunakan akan menambah kesempurnaan dalam mengakses internet. Oleh karena itu, komputer generasi terbaru dan dengan kecepatan tinggi akan sangat mempengarui akses internet.

• Modem.
Modem adalah perangkat hardware tambahan untuk komputer (baik jenis card / internal, maupun eksternal yang terletak di luar komputer). Pada dasarnya modem adalah alat yang memungkinkan komputer anda untuk berbicara dengan komputer lain melalui kabel telpon. Kata modem berasal dari kata modulasi demodulasi yang bisa diartikan sebagai proses perubahan denyut elektronis dari komputer menjadi suara / audio (modulasi) sehingga dapat dikirim lewat telepon. Modem penerima akan mengubah nada suara tadi menjadi denyut elektronis kembali untuk diproses selanjutnya oleh komputer (demodulasi).




Pemilihan modem harus didasarkan pada beberapa pertimbangan, seperti :
• Kecepatan transmisi,
• Turn arround time,
• Error susceptibility,
• Biaya.
• Kecepatan transmisi : sekurang-kurangnya dapat melayani volume data yang dikirimkan dan kecepatan data yang memadai.
• Turn arround time : proses dua arah dan pengubahan data dalam pengiriman dan penerimaan.
• Error susceptibility : data tahan terhadap error, hang, dan kesalahan yang dapat menimbulkan masalah dalam pengiriman dan pengambilan data dari internet.
• Biaya : dana yang tersedia untuk pembelian alat tersebut. Pembelian barang tidak mesti hatus mahal, tetapi yang penting memiliki kemampuan dan kehandalan sesuai dengan yang dibutuhkan.

• Telepon.
Modem memerlukan telepon untuk melakukan tugasnya. Proses pada saat modem terhubung dengan telepon dan anda memulai hubungan dengan Internet Service Provider pada dasarnya sama dengan proses anda menelepon biasa. Jika ada yang menelepon anda saat anda menggunakan modem, maka dia akan menerima nada sibuk dan tidak bisa menghubungi anda. Karena modem dan telepon berkaitan erat, kecepatan modem juga sangat berpengaruh terhadap rekening telepon yang harus anda bayar setiap bulan. Sehingga, modem yang cepat akan lebih menghemat uang daripada modem yang lambat. Pada intinya, dalam mengakses internet, saluran telepon berfungsi sebagai penghubung antara PC dengan Internet Service Provider (ISP). Karena ISP-lah yang mempunyai hak akses internet sepenuhnya.

• Software.
Software diperlukan untuk berhubungan dengan internet. Tanpa software yang sesuai, anda tidak bisa mengakses internet. Contoh software yang diperlukan adalah :
1. Microsoft Internet Explorer dan Mozilla Firefox adalah browser untuk mengakses web yang paling baik dan terpopuler saat ini. Kedua browser ini juga bisa sekaligus berfungsi sebagai FTP, mail, dan newsgroup.
2. Cute FTP, Go!Zilla dan WSFTP adalah software khusus untuk FTP.
3. Untuk e-mail, anda bisa menggunakan Internet mail / Outlook Express, yang merupakan bagian dari Microsoft Internet Explorer, yahoo mail dari yahoo, dan gmail dari google.
4. mIRC, Yahoo Messenger adalah program untuk chatting yang paling populer saat ini. Dengan program ini anda bisa berbincang-bincang dengan orang lain melalui keyboard.

• Internet Service Provider ( ISP ).
Untuk bisa bergabung dengan internet, anda harus mempunyai akses dengan cara berlangganan ke penyedia jasa internet atau yang lebih sering disebut dengan Internet Service Provider (ISP). Internet Service Provider adalah perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan kepada anda untuk berhubungan dengan internet. Untuk mengakses anda cukup menghubungi Internet Service Provider melalui komputer dan modem, selanjutnya Internet Service Provider akan mengurus detail-detail yang diperlukan untuk berhubungan dengan internet, termasuk biaya SLJJ koneksi tersebut. Jadi misalnya ketika anda sedang mengakses homepage luar negeri, maka Internet Service Provider-lah yang menanggung biaya hubungan ke luar negeri. Anda cukup membayar biaya pulsa lokal yang digunakan untuk menghubungi Internet Service Provider tadi. Saat ini telkom menyediakan fasilitas TelkomNet@Instant yang bersifat semi ISP, dimana kita bisa mengakses internet melalui telkom tanpa harus berlangganan ke ISP tertentu, biaya pemakaian dihitung berdasarkan menit pemakaian.



Cara memilih ISP.

Pada pertemuan yang lalu sudah kita bahas mengenai ISP. Untuk memasuki dunia internet adalah dengan cara berlangganan internet melalui penyedia jasa internet atau dikenal sebagai Internet Service Provider ( ISP ). Sekarang banyak sekali penyedia layanan jasa internet, antara lain :

• Asia Pasific Internet Company ( http://www.apic.net.id ),
• Centrin Internet ( http://www.centrin.net.id ),
• PT. Multimedia Indonesia ( http://www.metra.net.id ),
• PT. Satelindo Mitra Lintas ( http://www.sistelindo.net.id ),
• PT. Indosat ( http://indosat.net.id ),
• PT. Excel Comindo Pratama ( http://www.indosat.net.id ),
• PT. Metrodata Electronics Tbk ( http://metro.net.id ),
• PT. Telekomunikasi Indonesia ( http://www.telkom.net.id ),
• PT. Indo Internet Indonesia ( http://www.netura.net.id ),
• RADNET ( http://www.rad.net.id ).


Beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam memilih ISP, agar akses internet tidak mengalami gangguan adalah :
• Kapasitas bandwidth,
• Kapasitas jaringan,
• Akses pulsa lokal,
• Kehandalan dan kemampuan jaringan.

Kapasitas bandwidth adalah kemampuan mengirim dan menerima data sehingga proses akses tidak terhambat, jika ISP yang dipilih kapasitas bandwidthnya rendah maka proses akses komputer menjadi lambat dan membosankan.
Kapasitas jaringan adalah rasio jaringan yang disediakan dengan junlah pelanggannya. Jika rasio jaringan dengan pengguna ISP tinggi maka akan mempengaruhi kecepatan akses.Penggunaan pulsa lokal relatif lebih murah daripada menggunakan biaya pulsa luar negeri.
Kehandalan dan keamanan jaringan, juga merupakan hal yang penting dalam operasional komputer. Saat mengoperasikan komputer, sangat mungkin terjadi gangguan yang menyebabkan error jaringan. Hal ini dapat dikarenakan cuaca atau sebab lain yang sering terjadi, seperti seringnya mengirim data-data penting melalui internet atau bertransaksi melalui internet. Kenyataan ini menuntut kehandalan dan keamanan jaringan yang baik.

• Hub atau Switching, UTP, dan RJ 45.

Hub atau Switching berfungsi untuk menghubungkan dua komputer atau lebih. Hub hanya dibutuhkan jika kita membangun jaringan dengan kabel UTP. Dengan Hub koneksi antara satu komputer dengan komputer lainnya menjadi mudah karena seseorang tinggal memasukkan konektor RJ 45 ke dalam port-port yang dimiliki Hub. Saat ini banyak tersedia Hub dengan beberapa port seperti 4, 10, 12, dan 24.

Koin Keadilan Menjelang Tahun Baru Hijrah


Koin Keadilan Menjelang Tahun Baru Hijrah

By: Ahmad Syahrul Rahmat/xc/05/man lamongan


Belakangan ini nurani kita terusik oleh berbagai fenomena anomali sosial, politik, dan hukum yang dinilai telah mengebiri nasib rakyat kecil. Masih jelas terbayang dalam layar memori kita sebuah drama pertarungan sengit antara cicak melawan buaya yang ber-ending memilukan buat sang buaya. Retorika yang terus dibangun akhirnya runtuh berkat dukungan dan tekanan publik bertubi-tubi.

Fenomena perlawanan sengit juga ditunjukkan dalam perseteruan dahysat antara Mbak Prita Mulyasari versus RS Omni Internasional di atas panggung sosial negeri ini. Dukungan dan empati publik yang terus mengalir dari berbagai sisi melalui gerakan “Koin Keadilan”, diakui atau tidak, telah merontokkan nyali para elite sebuah rumah sakit yang dengan pongah menahbiskan dirinya sebagai RS berstandar Internasional itu. Secara resmi, mereka telah mencabut gugatan perdata dan meminta maaf secara terbuka kepada mantan pasiennya itu.

Fenomena “Koin Keadilan” dalam perseteruan antara Bu Prita vs RS Omni mengingatkan saya tentang dongeng “Semut dan Gajah”. Secara kasat mata, semut mustahil sanggup menaklukkan gajah. Namun, dalam situasi yang berbeda, kerumunan semut yang muncul secara bergelombang dan bertubi-tubi sanggup melawan gajah, bahkan bisa membuat sang gajah mati berdiri akibat tak sanggup lagi menghadapi amukan kerumunan semut yang muncul dari berbagai sisi. Lantas, menggigit telinga atau menerobos lubang dubur, hingga akhirnya membuat sang gajah lemas, loyo, dan tak berdaya. Habis!

Menjelang Tahun Baru 1431 Hijrah, mencuatnya fenomena “Koin Keadilan” seharusnya bisa dijadikan sebagai bahan refleksi bahwa tidak selamanya arogansi dan sikap takabur akan mampu membuat rakyat kecil kehilangan nyali.

Kalau kita kembali membuka catatan sejarah, ada beberapa contoh etos keteladanan tentang makna pengorbanan demi menegakkan nilai-nilai kebenaran dan keyakinan.

Pertama, kisah Ali bin Abi Thalib yang merelakan dirinya menggantikan Rasulullah dengan menempati tempat tidur Rasulullah untuk mengecoh orang-orang musyrik. Padahal, dia tahu betul bahwa taruhannya adalah nyawa.

Kedua, kisah Asma binti Abi Bakar R.A. yang harus berjalan sendirian pada hari yang gelap untuk menghindari pengamatan orang-orang Quraisy. Dia pun beresiko tertangkap orang-orang Quraisy yang selalu memburu Rasul dan sahabatnya. Namun, demi kebenaran, keyakinan, dan keselamatan Rasulullah, ia lakukan pekerjaan yang sarat resiko. Bahkan, ketika Rasul dan Abu Bakar membutuhkan dua tali pengikat, ia merelakan sebagian dari selendangnya untuk dibelah menjadi dua bagian agar bisa dipakai sebagai tali oleh Rasul.

Ketiga, kisah Abdullah bin Abu Bakar yang mondar-mandir antara gua Tsur dan Mekkah mencari berita dan mengikuti perkembangan, kemudian melaporkannya kepada Nabi dan ayahnya, Rasul dan Abu Bakar tetap mengetahui secara persis apa yang terjadi di sekelilingnya, meski berada di persembunyian. Abdullah ibarat surat kabar atau media online yang terus di-update secara intens, sehingga strategi Rasul tidak pernah meleset atau salah, sebab data yang didapat selalu akurat.

Keempat, kisah Amir bin Fahirah, pembantu Abu Bakar. Setiap hari dia harus membawa kambing-kambing piaraannya ke arah bukit Tsur guna menghapus jejak-jejak kaki Asma dan Abdullah ketika mereka pergi ke gua Tsur atau ketika mereka pulang kembali dari sana.

Beberapa contoh keteladanan seperti kepingan puzzle dalam sebuah mozaik peradaban yang membuat nurani kita makin tersentuh dan terharu.
Situasi semacam itu sungguh kontras dengan situasi Indonesia kontemporer. Yang terjadi, bukannya semangat mengorbankan jabatan atau harta benda demi menegakkan kebenaran dan keadilan, melainkan sebaliknya. Tidak sedikit orang yang justru mengorbankan kebenaran demi mendapatkan jabatan dan harta.

Namun, sungguh, kebenaran itu tidak akan pernah bisa mati! Nah, selamat menyongsong Tahun Baru 1431 Hijrah, semoga kita benar-benar bisa berhijrah secara kultural dan spiritual, hingga akhirnya bisa melaju di tengah jalan tol peradaban dunia yang lebih bermoral, beradab, dan bermartabat. **

by: Asrul Media Center

ah.syahrulxc05@yahoo.co.id

renunganku di awal & akhir tahun


by: Ah. syahrul Rahmat/xc/man lamongan

Alhamdulillah… kusyukuri semua, terimakasihku ya Rabbi atas indahnya hidup ini dan atas nikmat yang tlah engkau berikan kepadaku, ini beberapa bait lagu Ungu yang saya dengar saat menulis ini. Rasa syukur sudah seharusnya selalu kita panjatkan kehadirat Allah SWT, teristimewa hari ini karena hari ini bisa memulai lembaran baru ditahun baru bagi umat Islam sedunia.

Mengenang kembali kisah dimana dimulai dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada 622 M silam. Nabi Muhammad SAW memutuskan hijrah ke Madinah karena masyarakat Mekah sudah tidak lagi mau menerima dakwahnya.
Hijrah itu sebagai langkah perubahan Nabi Muhammad SAW untuk membuat sesuatu yang lebih baik di masyarakat Madinah. Di tempat yang baru Nabi Muhammad SAW ternyata berhasil membangun peradaban baru yang lebih mencerahkan. Peristiwa hijrah ke Madinah ini oleh sahabat Umar Bin Khattab dipakai sebagai awal penanggalan Islam.
Hari ini 1 Muharram 1430 H adalah tahun baru bagi umat Islam di bumi Allah SWT ini. Momentum tahun baru hijriah ini harus kita jadikan sebagai sarana “hijrah” menuju kehidupan yang lebih baik. Dalam Islam disebutkan: ” Haasibuu qobla antuhaasabuu. Yang artinya hitunglah dirimu sebelum kamu sekalian dihitung(hisab)”. Sebagai rasa syukur maka sebaiknyalah kita sebagai muslim yang taat memanfaatkan tahun baru ini untuk menginstropeksi diri, mengevaluasi diri, bermuhasabah atas segala perencanaan, perbuatan dan program hidup yang telah dilakukan di tahun sebelumnya, jadikan saat-saat seperti ini sebagai momen yang tepat bagi kita untuk selalu berinstropeksi diri tentang amal-ibadah apa yang sudah kita capai dan hal apa saja yang masih kurang dalam diri kita. Sehingga dengan instropeksi tersebut nantinya bisa memperbaiki dan memperbaharui kekurangan-kekurangan kita di masa depan dan kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan tidak akan diulangi lagi.

Buat saya pribadi ini menjadi momentum penting dengan membuka lembaran hidup baru. Saya berusaha untuk betul-betul membuat suatu perubahan yang nyata dan ada juga perubahan fisik yang akan membantu mengingatkan saya akan niat saya hari ini, bagi anda yang di Medan mungkin bisa langsung lihat perbedaannya . Untuk memulai lembaran baru ini caranya menurut saya tidak rumit, cukup gunakan jurus 3M yang sudah terkenal yaitu Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal yang paling kecil dan Mulailah saat ini juga.

Semalam saya menyengajakan diri untuk bangun di sepertiga malam pada tahun baru 1 Muharram 1431. Renungan dan muhasabah saya lakukan selesai sholat sunat tahajud.
Ya Allah yang Maha Kuasa, Kau ciptakan Manusia termasuk aku, dengan penuh kemuliaan, tetapi setelah ku tercipta, kujalani hidupku dengan kenistaan.
Hijrahku ditahun lalu masih jauh sekali dari kekurangan, aku sadar ya Allah bahwa aku masih sering melakukan dosa…
Saat kudengar azan dan masuk waktu sholat aku masih sering menunda sholatku dengan menyibukkan diri dengan urusan diniawi, lebih mementingkan pekerjaanku, menonton acara TV dan pulas tidur.

Bila ku bersedekah masih ada yang memberatkan dalam hati, masih memilih-milih lembaran uang ketika akan memberikan ke kotak infaq padahal rejekiku itu sudah ada Engkau yang tetapkan untukku ya Allah.
Puasa sunahku ? masih belum berjalan rutin dan hanya saat-saat tertentu saja…
Membaca Al Qur’an… entah mengapa di tahun lalu malah aku tidak rutin lagi melakukannya di setiap pagi…
Qiyamul Lail ku… masih jarang dan selalu harus dimotivasi sedangkan sholatpun masih belum kudapatkan kekhusu’annya.

Untuk ibundaku tercinta sampai saat ini belum dapat kusenangi hatinya bahkan masih saja kubebani, untuk menanyakan kabar saja masih bisa terlupakan karena hanya memikirkan kesibukan sendiri.

Dan kepada all of my best dan special best briend yang sangat kusayangi, selama ini masih saja aku ada membuat engkau kecewa, membuat hatimu terluka padahal kau begitu setia menemaniku dalam suka dan duka.

Dan yang sangat kusesalkan mengapa aku bisa marah besar ketika teman-temanku melakukan kesalahan…

Ketika saudaraku, adik-adikku meminta bantuan masih saja belum bisa dipenuhi bahkan kadang terlupakan kalau sebenarnya masih ada saudara dan adik-adikku yang membutuhkan bantuanku.

Dalam pergaualanku juga masih melakukan kesalahan disana sini yang bisa membuat orang sakit hati, mungkin saja salah satunya anda yang membaca tulisan ini.

Ya Allah… aku memang tidak semulia pada saat Engkau ciptakan, tetapi apakah aku masih dapat Engkau berikan kesempatan untuk terus berusaha mendapatkan kemuliaan itu kembali dihadapanMu sampai di akhir hidupku?

Ya Allah berilah aku kesempatan untuk memperbaiki diriku ini, berikan aku kesempatan untuk lebih mendekatkan diriku padaMU ya Rabbi… berikan aku petunjuk agar aku selalu berada pada jalanMu yang engkau ridhoi. Aku akan berusaha merubah segala sikap, sifat dan perbuatanku yang telah salah selama ini kepada orang-orang terdekatku, terutama mereka yang sangat aku kasihi, aku cintai dan aku sayangi.

Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim, di awal tahun baru hijriyah 1 Muharam 1431H ini hamba bulatkan tekad untuk bisa kembali kepada jalan yang Engkau Rahmati, yang penuh hidayahMu, dan yang Engkau Ridhoi.

Hanya kepada Engkau hamba memohon ampun, memohon pertolongan dan mohon kekuatan, semoga ditahun baru hijriyah 1431H ini hamba bisa jauh lebih baik dari tahun 1430H, dan dengan ijinMu ya Allah jadikanlah hari-hari hamba hari demi hari di tahun 1431H ini akan terus semakin lebih baik dan bisa menjadi yang terbaik.
Amin Amin Amin Ya Rabbal Alamin.

Do@ MeNyaMbUt T@huN B@ru


SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH, 1 MUHARRAM 1431 H.
By: Ahmad Syahrul Rahmat/XC MAN Lamongan.

Bismillaahi rrahmaani rrahiim
Washallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam. Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa juudikal mu'awwal. Wa haadza 'aamun jadiidun qad aqbal. Nas-alukal 'ishmata fiihi minasysyaithaani wa auliyaaihi wajunuudihi wal 'auna 'alaa haadzihin nafsi ammaarati bissuui wal istighaala bimaa yuqarribuuni ilaika zulfaaya dzal jalaali wal ikraam. Wa shallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.
Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW. Keluarganya dan para sahabat. Ya Allah, engkaulah yang abadi, dahulu, lagi awal. Dan hanya kepada anugerahMu yang Agung dan kedermawananMu tempat-tempat bergantung. Tahun ini benar-benar telah menghadap (datang). Kami meminta kepadaMu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami meminta bantuan untuk mengalahkan hawa nafsu yang mengajak keburukan dan kami meminta bantuan agar dapat sibuk dengan sesuatu yang dapat mendekatkan pahala disisiMu, wahai Dzat yang mempunyai keagungan dan kemuliaan. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabatnya.



Doa ini dibaca setelah shalat maghrib pada awal tahun hijriyah.


Semoga Allah SWT menjadika tahun esok menjadi tahun yang lebih baik dan penuh barokah & ketidhoan-Nya. Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH?????????


Selamat Tahun Baru Hijriyah (?)
By: ah syahrul rahmat/xc MAN Lamongan


Beberapa orang teman mengirimkan ucapan Selamat Tahun Baru Hijriah. Saya jadi terpekur, sudah muharram rupanya ! Tapi kenapa perasaan tidak seperti melewati tahun baru masehi yang gegap gempita ? Apakah muharram harus disambut dengan kegembiraan atau justru kesedihan ?

Tanda tanya di dalam judul tulisan di atas mencerminkan dua hal ketidakpahaman saya , yaitu apa makna tahun baru dalam Islam ? dan perlukah mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriah ? Untuk menjawab kedua pertanyaan ini saya merasa perlu belajar sejarah Islam.

Ada satu pertanyaan mengganjal yang selalu saja muncul ketika muharram datang, apakah mengucapkan `Selamat Tahun Baru Hijriah` menjadi kebiasaan yang dijalankan Rasulullah dan sahabatnya dulu, sehingga kita pun harus mengikutinya sebagai sunnah ? Atau itu hanya kita ucapkan sebagai pengganti ketidakbolehan mengucapkan selamat tahun baru masehi, karena itu adalah kebiasaan non muslim ? (mohon maaf bagi rekan2 yang tidak sependapat).

Penetapan almanak dalam Islam dikatakan dimulai pada masa Rasulullah SAW, tetapi sebagian ulama juga mengatakan sejak masa Umar bin Khattab. Sebelumnya orang Arab menandai tahun barunya dengan adanya peristiwa hebat yang terjadi saat itu. Misalnya kelahiran Nabi SAW disebut tahun gajah, karena pada saat itu terjadi penyerbuan pasukan gajah Abrahah ke Ka`bah. Ketika Muhammad diangkat menjadi Nabi, orang Makkah menggunakannya sebagai patokan perhitungan tahun baru. Kemudian tatkala Rasulullah hijrah ke Madinah, beliau menggunakan patokan hijrahnya sebagai awal tahun dalam Islam. Lambat laun orang Arab pun menggunakan tahun hijrah sebagai dasar penanggalan mereka.

Rasulullah ketika menulis surat kepada kaum Nashrani Bani Najran, beliau meminta Ali bin Abi Thalib untuk menulis penanggalan dalam surat sebagai tahun ke 5 sesudah hijrah. Tetapi banyak buku sejarah yang menyatakan bahwa Umar bin Khattablah, pada tahun 638 M, yaitu 6 tahun setelah wafatnya Rasulullah yang menetapkan kalender hijriah yang berdasarkan sistem lunar sebagai basic penanggalan Islam. Ada riwayat yang menyebutkan bahwa seorang utusan khalifah berkunjung ke Yaman, dan mengatakan bahwa orang Yaman menuliskan tanggal dalam surat-suratnya, maka khalifah memerintahkan pembuatan penanggalan. Riwayat yang lain mengatakan bahwa seorang penguasa protes terhadap surat yang dikirim khalifah karena tidak jelas mana surat yang ditulis duluan mana yang belakangan, sebab tidak ada tanggal.

Sejak awal penanggalan bangsa Arab telah menggunakan sistem lunar, demikian pula kalender Islam. Hal ini berkaitan dengan beberapa ketentuan dalam Al-Quran dan hadits Nabi SAW, misalnya : penetapan awal dan akhir ramadhan, ibadah haji, iedul Adha, dll. Hadits Nabi tentang puasa :
`Berpuasalah ketika engkau melihat bulan (awal bulan ramadhan) dan berbukalah (jangan berpuasa) ketika engkau melihat bulan (awal bulan syawal)`
Juga tentang awal bulan, QS 11:189 , `Mereka bertanya kepadamu tentang bulan baru. Katakanlah bahwa dia adalah tanda waktu-waktu tertentu`.

Lalu pada bulan muharram apa yang sebaiknya dilakukan umat Islam ?
Pencarian saya di internet membawa saya pada kesimpulan bahwa Rasulullah SAW dan para sahabat tidak mengucapkan `Selamat Tahun Baru hijriah` (dalam bahasa Arab). Tidak seperti halnya iedul fithri yang dianjurkan untuk mengucapkan :
Aid mubaarak, aid saidun, kullu aamin wa antum bi khair. Taqabbalallaahu minna wa minkum shiyaamana wa shiyaamakum.

Pada bulan Muharram, beliau justru memperbanyak ibadah, misalnya puasa Asyuro (pada tanggal 10 Muharram). Mengenai puasa ini terdapat silang pendapat apakah sunnah muakkad (ditekankan) atau ghairu muakkad (tidak ditekankan). Dalam salah satu hadits Bukhari Muslim disebutkan :
“Diriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa orang-orang Quraisy biasa melakukan puasa Asyura’ pada masa jahiliyah. Kemudian Rasulullah memerintahkan untuk berpuasa hari Asyura’ sampai diwajibkannya puasa Ramadhan. Dan Rasul berkata, barang siapa ingin berpuasa Asyura’ silahkan berpuasa, jika tidak juga tak apa-apa”.

Hadits lain menyebutkan : Dari Ibn Umar dan Aisyah ra.: diriwayatkan dari Ibn ‘Amr ra. bahwa Nabi saw. telah berpuasa hari Asyura’ dan memerintahkannya (kepada umatnya) untuk berpuasa pada hari itu. Dan ketika datang Ramadhan maka lantas puasa Asyura’ beliau tinggalkan, Abdullah (Ibnu ‘Amr) juga tidak berpuasa”. (H.R. Bukhari).
Imam Hanifah menjadikan kedua dalil di atas untuk sampai pada kesimpulan bahwa puasa yang diwajiblan pertama kali bagi umat Islam adlaah puasa Asyura. Sedangkan Imam Syafii dan jumhur ulama yang lainnya berpendapat bahwa ramadhan lah puasa wajib pertama bagi umat Islam, berdasarkan dalil :
“Hari ini adalah hari Asyura’, dan Allah tidak mewajibkannya atas kalian. Siapa yang mau silahkan berpuasa, yang tidak juga boleh meninggalkannya.”

Wallahu a`lam bi shshawaab


Adapun kata muharram berasal dari kata `harrama` yang mengalami perubahan bentuk menjadi yuharrimu-tahriiman-muharraman-muharrimun`. Bentukan`muharraman` berarti yang diharamkan. Apa yang diharamkan ? Perang atau pertumpahan darah ! Sebagaimana disebutkan Allah dalam QS . At Taubah : 36
` Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah sebagaimana disebut di Kitabullah ada 12 bulan sejak Allah menciptakan langit dan bumi, dan terdapat 4 bulan di dalamnya merupakan bulan yang diharamkan`

Demikianlah, bulan muharram semestinya tidak dimaknai sebagai awal tahun baru saja, tapi perlu dipahami sebagai bulan yang penuh barokah sebagaimana bulan lainnya, bulan diharamkan melakukan peperangan, pertumpahan darah, bulan yang mengingatkan kita kepada perjalanan panjang hijrah Rasulullah SAW beserta 70 orang pengikutnya ke Medinah.

Wallahu `a`lam bishshawaab.

semangat tahun baru hijriyah 1431


Menggelorakan Semangat Hijrah
Oleh: Ah. Syahrul Rahmat xc/05 man lamongan

Menyambut tahun baru Hijriyyah 1431 kali ini, ragam penderitaan berupa bencana alam (gejala alam) maupun bencana kemanusiaan (kebebalan manusia) terus mendera negeri ini susul-menyusul tanpa henti.
Sepanjang tahun, penderitaan-penderitaan itu seolah menjadi daftar alarm alamiah yang mengawali masa depan kemanusiaan orang-orang Indonesia selama ini. Layaknya seorang bebal dan keras hati, bangsa ini memang selalu terlambat bangkit dan sadar diri sebelum akhirnya, semuanya tanpa terkecuali, kadung terperosok ke dalam jurang kebinasaan.
Bencana alam; mulai banjir hingga gempa, bencana politik; korupsi dan kolusi yang kian merajalela sehingga menderivasikan bencana ekonomi berkepanjangan. Bencana hukum; mengakibatkan setiap kita tidak percaya pada tatanan dan institusi hukum karena sering bersikap diskriminatif pada sebagian orang dan kebal pada sebagian lain sehingga kita lebih memilih main hakim sendiri. Bencana moral; pun tak kalah membahana.
Maka dari itu, kurang arif bijaksana rasanya apabila rangkaian peristiwa massal yang tragis itu, dianggap sebatas peristiwa kebetulan belaka yang hanya menjadi nostalgia pahit perjalanan bangsa ini di masa silam. Seiring tahun baru Hijriyyah, seyogianya semua itu menjadi momen refleksi-kolektif yang mampu menyemangati transisi peradaban bangsa yang kian carut-marut ini seiring perjalanan kehidupan demokrasi yang terseok-seok.
Sudah semestinya kita membaca tanda zaman ini sebagai isyarat kasih sayang Allah untuk sebuah bangsa bebal terutama dalam menemukan jati diri (kesadaran)nya. Kita tidak sepatutnya menjadikan awal penanggalan hijriyyah sebatas euforia peringatan seremonial belaka sementara substansi reflektif perjuangan hijrah itu sendiri luput dari agenda umat. Agar kita tidak kehilangan momentum, sudah saatnya kita merefleksi secara mendalam peristiwa besar kenabian ini terutama dalam kaitannya dengan masa depan hidup bangsa kita.
Momentum Hijrah
Hijrah Nabi Muhammad Saw dari Makkah ke Madinah (622 M), termasuk peristiwa sejarah mahapenting karena merupakan tonggak keberhasilan tegaknya sebuah transisi peradaban kemanusiaan dari kegelapan dan penuh ketidakadilan (min al-zhulumat) menuju cahaya kebenaran dan keadilan universal (ila al-nur). Hijrah saat itu tidak sekadar menjadi penanda penting perpindahan geografis (eksodus massal) dari satu tempat ke tempat lain. Lebih dari itu, menjadi metamorfosa pembebasan manusia Jahiliyyah dari pelbagai belenggu syirik ketuhanan dan perbudakan maupun eksploitasi antarmanusia (taharrur/liberation).
Sebelum Madinah berdiri tegak sebagai mercusuar peradaban Islam –dalam kurun waktu sepuluh tahun, perjuangan getir selama tiga belas tahun di Makkah sebetulnya menjadi modal utama. Berbagai penganiayaan, siksaan, dan perilaku diskriminatif dari kaum aristokrat despotik Quraisy yang menimpa Nabi beserta ummatnya, secara tidak sadar, justru menjadi proses penempaan mentalitas baja (akidah) kaum Nabi menuju kegemilangan yang kemudian diukir di Madinah.
Karena itu, penguatan akidah yang justru notabene lebih lama dari penguatan civil society di Madinah, mengisyaratkan dengan tegas akan halnya merubah mentalitas dan niat kolektif adalah kunci awal dan mendasar bagi sebuah kemajuan yang hendak dicapai.
Rasulullah adalah seorang pembaca tanda-tanda zaman paling jeli yang patut ditiru. Bersama-sama para sahabat, beliau tidak surut untuk terus menyampaikan kebenaran meski banyak alang-melintang merintangi perjalanan. Karena yakin akan janji Allah bahwa kebenaran akan senantiasa memenangi perhelatan dialektis perjalanan kemanusiaan di dunia ini, beliau terus meretas peradaban manusia yang egaliter.
Komunitas muhajir (kaum imigran pendatang) dengan mental baja itulah kemudian berhasil menjadikan penderitaan mereka selama tiga belas tahun di Makkah sebagai modal utama menuju cita-cita besar peradaban agung. Mereka, bahu-membahu bersama kaum pribumi Anshar (sang penolong), membangun peradaban keemasan Islam di Madinah yang gaungnya menggema ke seluruh pelosok daratan Eropa dan Rusia.
Tak luput, totaliterianisme dan despotisme dua negeri adi daya, Romawi di Barat dan Persia mewakili kejayaan Timur, tersinari kegelapannya dengan pancaran peradaban Islam. Bukti ini, tentu saja tidak bisa dilewatkan siapapun bahwa Islam pernah membuka peradaban kemanusiaan paling penting ke seluruh penjuru dunia.
Meneladani ‘Komunitas Nabi’
Sebagaimana disinggung di atas, secara psikologis, penderitaan bisa membawa pelakunya pada perilaku positif maupun negatif. Penderitaan menjadi penempaan positif apabila berikutnya mencipta gairah serta kekuatan untuk bangkit dan berbenah diri ke arah yang lebih baik. Pada saat yang sama, derita bisa malah negatif tatkala membuat pelakunya trauma, larut dalam kesedihan panjang, putus asa, frustasi, dan tidak jarang malah bunuh diri.
Kegemilangan Rasulullah Saw beserta umatnya ketika membangun masyarakat majemuk yang cukup modern (civil society) di Madinah, disebut sejarawan Barat Michael Hart (1986), sebenarnya justru berangkat dari deraan penderitaan yang menimpa Nabi beserta umat beliau berupa penganiayan, siksaan, perlakuan diskriminasi, maupun represifitas hegemonik dari kaum aristokratik Quraisy.
Letak kecerdasan seorang pengarah sosial, berikutnya mampu menciptakan tatanan peradaban besar justru melalui ibrah pengalaman getir masa lampau. Menjadikan semua itu sebagai alarm yang memekakkan telinga untuk bangkit dan sadar menuju kemajuan yang dicita-citakan.
Pendek kata, sebagai kritik dahsyat makrokosmos (alam semesta) untuk kejahilan sistem hidup di level mikrokosmos (manusia dan segala corak kehidupannya). Kita tahu, doktrin-normatif telah mendeklarasikan sejak lama bahwa manusia adalah penghuni sekaligus penanggungjawab tunggal atas pemakmuran bumi dan segala isinya di dunia ini; sebagai khalifah.
Membuka Lembaran Baru
Guna menuju lembaran baru dan noktah putih peradaban bangsa Indonesia, agaknya perlu introspeksi kolektif guna membangkitkan bangsa ini dari ragam keterpurukkan. Kita butuh kesadaran dan ketergugahan guna ‘memelototi’ secara jeli kekeliruan apa yang membuat bangsa kita salah poros dan terbelakang, sekaligus pada saat yang sama memikirkan agenda apa yang kemudian harus dilakukan agar bisa segera hengkang dari berbagai kemunduran itu.
Dalam bahasa sederhana, dari mana menuju ke mana. Pertanyaan ini mesti diajukan agar cita-cita yang hendak dicapai, jelas dan terarah. Sebab, untuk memperbarui peradaban, jelas terletak pada kemauan kolektif yang tulus dari individunya itu sendiri dalam merubah ketimpangan selama ini.
Melalui momentum hijrah, kita sebetulnya perlu menggelorakan perubahan radikal, mendasar, revolusioner, dan ‘gila-gilaan’. Betapa tidak, korupsi, kolusi, dan terorisme alih-alih diberantas malah kian subur sehingga terus menyisakan penderitaan paralel seluruh rakyat negeri ini. Logika keluhuran moralitas sayup-sayup terdengar parau, sementara nafsu durjana menjadi idola. Kebenaran dianggap tercela dan kebohongan disebut terpuji. Inilah dunia gila ketika kesadaran telah tenggelam sedemikian akut dan logika nilai menjadi serba terbalik.
Inilah kenapa Nabi SAW dulu sempat dijuluki ‘majnun’ (orang gila) oleh orang-orang yang sebenarnya gila hanya karena menawarkan perubahan besar yang utopis menurut logika masyarakat Jahiliyyah kala itu. Perlu dicatat, Jahiliyyah adalah karakter bagi fenomena butanya alam kesadaran, bukan menunjuk mundurnya keterbelakangan dalam bidang ilmu pengetahuan. Sebab, betapa saat itu peradaban Romawi maupun Persia pun tidak kalah maju dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan.
Dengan gigih menawarkan perubahan masyarakat madani yang berbasis akidah dan moralitas Tauhid, Nabi terus mengkampanyekan pentingnya suksesi sosial yang gradual guna menuju peradaban besar. Untuk cita-cita besar jelas membutuhkan tekad kuat dan proses panjang, tidak bim salabim abra kadabra. Yang terpenting, dan itu tugas setiap kita, adalah kesungguhan dan keseriusan mengawal perjalanan panjang kemajuan peradaban negeri ini menuju gerbang kemakmuran yang didambakan seperti halnya manifesto peradaban Nabi sebagai seorang penuntun moral (moral force) dan pengawal perubahan (social agent) yang berikrar, “Semata-mata aku diutus ke dunia ini untuk menyempurnakan moralitas umat (manusia).”
Selamat tahun baru Hijriyah 1431. Semoga umat Islam dan bangsa ini selalu makmur, gemilang, dan berjaya dengan penuh naungan ridha dan maghfirah Allah SWT. Mari kita songsong bersama menegakkan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri berlimpah kemakmuran dengan penuh ampunan Allah. Amin…..!